imunisasi pneumokokus,perlukah?

April 24, 2008 at 7:36 am 55 comments

waktu gus ata imunisasi DPAT-HiB, DSA kami langsung bertanya, “bulan depan ibu imunisasi pcv kan?”

“pcv, apa itu dok?” dengan pandangan kosong saya bertanya pada dokter. maklum, di buku sehat yang dari rs sepertinya imunisasi ini tidak pernah disebut-sebut.

“pcv, buat mencegah pneumokokus, memang agak mahal sih, 800 rb, kita juga sudah mengeluh pada IDI tapi belum juga ada tanggapan tuh.”

haa? 800 rb? saya pikir imunisasi DPAT-HiB gusata udah yang paling T-O-P (baca : mahal) di antara imunisasi lain,ternyata ada yang lebih mahal lagi?

DSA kami lalu mengeluarkan brosur dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) mengenai pneumokokus.

ini sepintas isinya:

apa yang harus ibu ketahui tentang Pneumokokus (IPD/invasive pneumococcal disease) :

  • pneumokokus (IPD) disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus)
  • bakteri ini hidup secara normal di rongga hidung dan tenggorokan
  • penularannya melalui percikan ludah ketika batuk, berbicara dan bersin
  • penyakit iniberakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian/cacat permanen

selanjutnya, saya jadi tahu kalo vaksin ini diproduksi secara eksklusif oleh Wyeth (dan hanya dapat diperoleh dengan harga mahal), serta belum ada data penyebaran penyakit ini di Indonesia. Brosur tersebut hanya menjelaskan data penyebaran di ASIA, tepatnya di Filipina, Hong Kong, SIngapura dan Malaysia. Entahlah dengan Indonesia. memang harus diakui bahwa Singapura dan Malaysia sangat dekat dengan Indonesia, tetapi entah penyakit ini sudah ada di Indonesia atau sudah ada tetapi belum ada yang meneliti penyebarannya. Kalau memang sudah tersebar di Indonesia dan sudah ada hasil penelitiannya, mengapa itu tidak dicantumkan dalam brosur resmi IDAI?

Jangan-jangan ini salah satu vaksin mahal yang didapat dari negara-negara berkembang dengan gratis untuk membuat kaya produsen vaksin tertentu? wah, gara-gara baca buku menkes kita, Siti Fadilah Supari, saya jadi punya pikiran curiga (baca: analitis-kritis) begini hehehe. Ceritanya, mau ikut-ikutan cara berpikir beliau. Masalahnya satu. HARGAnya itu, loh! Sebenarnya sih, kalau mengikuti naluri ibu-pelindung-anak dalam diri saya, saya akan membiarkan anak saya disuntik seribu jenis vaksin asal itu memang aman bagi anak saya. Tetapi kalau liat harganya? dan perlu ga,sih? karena menurut ibu saya, rupanya saya berhasil mengarungi hidup dan tumbuh dewasa dengan sehat tanpa vaksin ini.

Jadi, bagaimana keputusannya, nih?

saat ini sepertinya sih ditunda dulu, yah…sampai informasi/rejeki lebih lanjut hehehe

About these ads

Entry filed under: imunisasi. Tags: , , , , , , , , .

DPAT-HiBku buku : Kiat Menjadi Mama Baru

55 Comments Add your own

  • 1. prasetya  |  August 28, 2008 at 11:42 am

    Apakah vaksin pneumokokus ini dilakukan sampai 4x,

    terima kasih,

    Reply
  • 2. yeni  |  August 29, 2008 at 9:06 am

    vaksin ini sebenernya aman kok, tapi bu, kita kan memberikan vaksin ini sebagai pelindung kan buat anak kita.. apalagi di jakarta ini terutama tingkat polusinya sudah tinggi sekali. ( terutama untuk anak yang seirng di bawa naik motor dan tidk ada penutuo ), mungkin virus itu belum sampai di indonesia, tapi alangkah baiknya kita mencegah dulu. memang mahal sekali, dulu waktu saya pertama kali di anjurkan untuk imunisasi ini, kita juga kritis sama seperti ibu tiwi. tetapi setelah kita pikirkan dan untuk kebaikan anak kami sendiri makanya kita ambil.

    untuk pak prasetya..
    menurut Dr. Tuty Mariana, SPA di RS Hermina Podomoro, imunisasi IPd ini tidak perlu sampai 4x, cukup 3x asalkan imunisasi ini diberikan kepada anak dimana 1x sebelum 6 bulan, 1x setelah 6 bulan. dan yang ke3 nanti diberikan untuk umur 15 bulan.

    terima kasih semoga menjawab.

    Reply
    • 3. angie  |  June 11, 2011 at 4:12 am

      saya setuju sekali…mengingat saat ini polusi sudah semakin meningkat, alangkah baiknya kita beri yg terbaik untuk anak kita. lain dengan dulu yang lingkungannya masih bersih dan bebas polusi.
      jadi ibu – ibu…jangan kawatir merogoh kocek berapapun asal itu yang terbaik buat anak kita.

      Reply
  • 4. mama angel  |  September 16, 2008 at 5:39 am

    anak saya sekarang 13 bulan.rencananya mau divaksin IPD. harganya mahal 1jt 52 rb. tapi saya bingung kok ada vaksin lain yang 500 rb namanya pneumo 23. apa bedanya dengan ipd. trims

    Reply
  • 5. Selvy  |  November 8, 2008 at 2:14 am

    Apakah itu IPD ?
    APA yang harus IBU ketahui tentang IPD?
    (berdasarkan hasil survey terhadap ibu-ibu yang memiliki anak di bawah 5 tahun)
    IPD : Invasive Pneumococcal Disease

    IPD disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus) Penyakit ini berakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian / cacat permanent Paling banyak menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun Penularannya melalui percikan ludah sewaktu berbicara, batuk dan bersin Bakteri ini hidup secara normal di rongga hidung dan tenggorokan Anak-anak di bawah usia 2 tahun masih berisiko terkena IPD karena sudah berinteraksi dengan dunia luar Banyak bakteri yang sudah kebal antibiotika Faktor pemicu terjangkitnya penyakit ini karena kondisi tubuh anak sedang turun atau baru sembuh dari penyakit Bisa disembuhkan, tetapi tetap membawa gejala sisa seperti kelumpuhan dan kehilangan pendengaran

    1. Apakah IPD?
    IPD (baca : Ay Pi Di) adalah sekelompok penyakit yang terdiri dari :
    Radang paru (pneumonia) Radang selaput otak (meningitis) Infeksi darah (bakteremia) Sepsis (kelanjutan infeksi darah yang mengakibatkan syok dan kegagalan fungsi organ tubuh) Penyakit-penyakit ini dapat mengakibatkan cacat dan dapat menyebabkan kematian.

    2. Apakah penyebab IPD?
    IPD disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus) yang menyebabkan kematian utama satu juta bayi dan balita setiap tahunnya di seluruh dunia. IPD paling banyak menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun.

    3. Apa gejala-gejala IPD?
    Radang paru (pneumonia) – demam menggigil, nyeri dada saat bernapas, batuk berdahak, denyut nadi cepat, lemah, lemas, dan sesak napas. Kadang-kadang disertai mual, muntah dan nyeri kepala. Pada bayi biasanya ditandai dengan rewel dan kurang napsu makan. Radang selaput otak (meningitis) – demam tinggi, kejang, gelisah, lesu, muntah, nyeri kepala, gangguan kesadaran hingga koma. Infeksi darah (bakteremia) – gejalanya akan lebih berat karena merupakan komplikasi dari pneumonia dan dapat mengakibatkan meningitis. Sepsis – dapat mengakibatkan syok septik, kegagalan fungsi organ tubuh dan kematian.

    4. Apakah IPD dapat diobati?
    IPD sebenarnya dapat diobati dengan cara pemberian antibiotika dosis tinggi, tetapi saat ini banyak bakteri S. pneumoniae yang sudah kebal terhadap beberapa antibiotika, sehingga semakin mempersulit pengobatannya.

    5. Apa akibat meningitis yang ditimbulkan oleh IPD?
    Meningitis pneumokokus dapat menyebabkan kematian dan kecacatan yang permanen berupa : Ketulian Retardasi mental Kemunduran Inteligensi Kelumpuhan Gangguan syaraf

    6. Siapa saja yang dapat terserang?
    IPD sebenarnya dapat menyerang siapa saja dan dimana saja karena bakteri penumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan. Dapat menjadi ganas pada kelompok umur yang rentan yaitu bayi dan anak-anak dibawah usia 2 tahun.

    7. Adakah data kejadian penyakit di Asia?
    IPD menyerang bayi dan anak-anak baik di Negara berkembang maupun di negara maju.
    Philipina. Research Institute of Tropical Medicine (RITM) pada akhir 1990-an melaporkan bahwa 35% bayi dan anak yang terkena infeksi pneumokokus meninggal dunia. Hong Kong. Dr. Susan Chiu meneliti 1.978 anak usia 2-6 tahun di 79 tempat Penitipan Anak, sebesar 19.4% (383) membawa bakteri pneumokokus (carrier) di dalam saluran pernapasan mereka. Singapura. Chong CY pada tahun 2003 mengkonfirmasikan bahwa bakteri pneumokokus menyebabkan infeksi pada anak usia di bawah 5 tahun. Tingkat kesakitan (morbiditas) meningkat dari 0 pada tahun 1988 menjadi 10.5% pada tahun 1999. Malaysia. National Morbidity Survey kedua pada tahun 1996 menunjukkan bahwa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit utama yang diderita balita dengan tingkat fatalistas sebesar 3.1%. Setidaknya 1/3 dari kasus ISPA yang meninggal disebabkan oleh infeksi bakteri pneumokokus. Sementara tingkat kejadian bakteremia (infeksi darah) adalah 30 per 100.000 balita dan untuk meningitis (radang otak) 750 kasus per tahun dengan angka kematian 15-20 anak per-tahun.

    8. Bagaimana penularannya?
    Penularannya melalui percikan ludah, ketika orang yang sudah terinfeksi kuman s. pneumoniae itu batuk, bersin ataupun berbicara.

    9. Bagaimana melindungi bayi dari IPD?
    Cara melindungi bayi dari IPD adalah dengan memberikan vaksin pneumokokus. Wyeth sebagai perusahaan nutrisi dan farmasi terkemuka di dunia memproduksi satu-satunya vaksin pneumokokus baru (7 – valent Penumococcal Conjugate Vaccine) yang khusus bagi bayi dan anak di bawah 2 tahun. Vaksin ini terdiri dari 7 serotipe S.pneumoniae sebagai penyebab 80% terjadinya IPD pada bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun.
    Vaksin pneumokokus baru ini merupakan kontribusi Wyeth dalam upaya menekan angka kematian dan kecacatan pada bayi dan anak di bawah 2 tahun yang mempunyai kekebalan tubuh belum sempurna.

    Jadwal pemberian vaksin dapat diberikan mulai usia 2 bulan :
    Usia dibawah 12 bulan à diberikan 4 dosis, yaitu pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan booster pada usia 12 -15 bulan. Usia 7 – 11 bulan à diberikan 3 dosis, 2 dosis pertama dengan interval 4 minggu, dosis ketiga diberikan setelah usia 12 bulan. Usia 12 – 23 bulan à cukup diberikan 2 dosis, dengan interval 2 bulan. Untuk anak usia 2 tahun ke atas à cukup diberikan 1 dosis saja. Antibodi yang terbentuk setelah vaksinasi lengkap dapat bertahan jangka panjang karena vaksin ini dapat merangsang pembentukan sel memori di dalam tubuh buah hati anda.

    10. Bagaimana keampuhan vaksin ini?
    Studi klinis pada 37.000 bayi di Kalifornia Utara, Amerika Serikat menunjukkan vaksin pneumokokus memiliki tingkat keampuhan sebagai berikut :
    97% efektif dalam mencegah IPD pada bayi yang telah divaksinasi penuh (4 dosis). 89% efektif dalam mencegah semua kasus IPD pada anak yang telah mendapat satu kali atau lebih dosis vaksinasi. Studi tahun 2003 menemukan jumlah bayi penderita IPD berkurang 78% setelah diberikan vaksinasi pneumokokus saat bayi berusia dibawah 2 tahun.

    11. Apakah vaksin ini aman?
    Reaksi umum ditimbulkan oleh vaksin pneumokokus sama seperti semua jenis vaksin. Pada studi klinis, reaksi umum dari vaksinasi yang paling banyak dilaporkan adalah demam ringan, rewel dan kemerahan (rash) pada kulit.

    12. Dimanakah vaksin ini bisa didapatkan?
    Vaksin pneumokokus tersedia hampir di semua dokter spesialis anak di kota anda atau di rumah sakit besar yang terdekat.

    Orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksin pneumokokus baru sesuai dengan kondisi kesehatan dan usia anak anda.

    Reply
  • 6. ailtje  |  November 19, 2008 at 9:30 am

    Swastyastu Mbok,
    Terimakasih atas infonya, kebetulan saya lagi perlu banyak info tentang vaksin karena hendak kawin dan pindah negara.

    Efeknya vaksin-vaksin itu kalo ke orang dewasa apa yaks??

    Reply
  • 7. jihan arimbi sigar  |  November 25, 2008 at 4:21 pm

    anak saya baru berumur 5 bulan dansaya baru dengar tentang vaksin ini dan lagi waktu anak say ayang pertama dulu (6 tahun) rasanya tidak ada vaksin ini deh..??
    harganya juga mahal sekali yah.. 800 ribu..
    wow..!!!

    Reply
    • 8. Mey  |  January 13, 2010 at 3:47 pm

      bu jihan, untuk imunisasi pcv yg harganya 800 dimana ya??? trims

      Reply
      • 9. Anonymous  |  January 10, 2011 at 6:39 am

        ibu mey untuk imunisasi ipd dengan harga 800rb , ibu bisakunjungi di rumah sakit aji waras cilandak

      • 10. Anonymous  |  May 6, 2011 at 7:06 am

        Anak ku umur 3bulan imunisasi PCV didokter anak cuma 600rb sudah termasuk biaya dokternya.

      • 11. fatmawati  |  February 6, 2012 at 9:36 am

        hay bunda ..
        tempat pcv ditempat saya imunisasi anak saya suntik PCV 500rb itu sudah yang paling bagus,
        tepatnya dokter margaretha,daerah lagoa tempdia peraktek, tapi kalo bunda ke RS hermina tempat dimana dokter margaretha bertugas harga vaksin ini jauh lebih mahal ditempat ia peraktek klinik hrg di RS hermina suntik PCV 1.2jt…

    • 12. runee  |  October 11, 2011 at 7:51 am

      600rb isinya 10 kuman. kalo isi 13kuman 900 dtmpat saya (sby)..

      Reply
    • 13. ellisya rachma saputro  |  July 4, 2013 at 4:10 am

      baby saya umur 3bln baru kmarin d.beri vaksin PCV, harganya 650ribu itu udah trmsuk biaya dokternya. dr.iswandi,Sp.A spesialis anak…yg ad dlm vaksin trsbut ad berapa anti kuman ya?

      Reply
  • 14. Purnama  |  March 11, 2009 at 6:31 am

    Anak sy smpt skt krn radang paru2,& stlh ktm dgn dokterx u/cek up kshtanx, km disarankan mberikan vaksin tsb. Hrgx sich emang mhl,tp stlh sy tau akibat dr bakteri tsb, mdng diberikan aja dech..

    Reply
  • 15. Ria  |  March 21, 2009 at 3:36 am

    Just info Bu,penyakit tsb sdh smp di Indonesia,dan kebetulan beberapa bln lalu menyerang keponakan sya yg berumur 2,5th dgn gejala susah nafas,batuk2,dk nafsu makan,demam datang dan pergi,yg trz terang nyaris merenggut nyawanya. Akhirnya hrz dirawat di RS dgn diinfus&diberikan oksigen selama 1mg. So gk ad salahnya anak qta diberikan vaksin ini bu, 800rb or 1jt apalah artinya u/kesehatan sikecil dmi menangkal penyakit yg dpt merenggut jiwanya :)

    Reply
  • 16. Riema  |  March 24, 2009 at 4:43 pm

    untuk imunisai PVC emang mahal tapi sangat penting sekali, mahalnya tidak saja di Indonesia, tapi disini kami tinggal(Korea Selatan)juga paling mahal diantara imunisasi yang lain, disini sekali imunisasi kena 100.000 won(kalau dikurskan Ruypiah hapi lebih kurangnya juga 800.000 rupiah), tapi jika dibanding pentingnya arti imunisasi itu, rasanya kemahalan itu tidak berarti, sebab ada salah satu anak teman saya yang tidak di beri suntikan imunisasi PVC tersebut, saat menginjak usia 2 tahun harus opersai, karena kena radang telinga, dan saat ini masih harus pakai bantuan alat pendengaran, tapi ternyata cobaan datang lagi, penyakitnya datang lagi yakni radang paru-paru,yang mana saat saya memberi komentar ini anak teman saya tersebut masih dalam perwatan di rumah sakit…habisnya lebih banyak dari yang kita keluarkan untuk biaya imunisai..Hayo pilih yang mana???cerita ini bukan mengada-ada..tapi kenyataan..tetapi kalau untuk buah hati kami yang saat berusia 2 tahun sudah mendapatkan lengkap 4 kali imunisasi PVC.

    Reply
  • 17. bayu trie  |  April 22, 2009 at 11:53 am

    Ibu2, DSA saya menawarkan paket combo DPT, Hib dan Pneumokokus seharga 400 an, ini pun yang udah buatan luar (swiss) katanya. setelah membaca comment ibu2 tadi saya kok jadi mikir, kok bisa di DSA saya ini harganya bisa segini? gimana menurut ibu2?

    Reply
    • 18. diana prastiwi  |  February 27, 2012 at 2:44 pm

      gimana cara mendapatkan paket kombonya dan dimana? saya pingin tahu

      Reply
  • 19. desi  |  May 6, 2009 at 3:38 am

    Anak saya sekarang udah 10 bulan, tapi belum pernah imunisasi PCV. Apakah imunisasi PCV tersebut harus 4 kali? katanya min. 3x. Terlambat ga’ ya u/ imunisasi PCV? Kalo’ udah 10 bln sebaiknya imunisasinya berapa kali and kapan aja (pada usia berapa aja?)

    Thank’s

    Reply
    • 20. dwee  |  June 14, 2011 at 9:25 am

      Usia 7 – 11 bulan à diberikan 3 dosis, 2 dosis pertama dengan interval 4 minggu, dosis ketiga diberikan setelah usia 12 bulan

      Reply
    • 21. dwee  |  June 14, 2011 at 9:27 am

      Bunda ada di poin no 9
      Usia 7 – 11 bulan à diberikan 3 dosis, 2 dosis pertama dengan interval 4 minggu, dosis ketiga diberikan setelah usia 12 bulan

      Reply
  • 22. Devy  |  May 10, 2009 at 2:11 pm

    Baby saya sekarang juga sudah 5 bulan dan belum pernah di vaksin PCV. terlambat yah untuk imunisasi PCV tersebut?

    Reply
  • 23. Oka  |  May 25, 2009 at 2:07 pm

    Ini satu lagi propaganda perusahaan2 medis yg ingin memperkaya diri mereka sendiri. tubuh manusia pada dasarnya sudah memiliki kekebalan tubuh. para ahli2 medis idealis yg pro “tdk memberi sembarang obat dan imunisasi” tdk mungkin muncul ke permukaan (baca:TV atau medium komersil lainnya), karena bisa mengakibat kan ratusan perusahaan medis yg memproduksi vaksin bodoh ini kehilangan kesempatan untuk meraup keuntungan..yg secara tdk langsung akan menyebabkan tutupnya perusahaan diiringi PHK karyawan. kan nda mungkin toh para ekonom imperialis sebuah negara itu harus menanggung pengangguran yg jumlah nya membludak? sekedar info: mungkin memang benar ada virus “itu”, tapi itu adl virus yg mereka ciptakan sendiri, lalu membuat penangkalnya..coba dong kalian berfikir kritis. btw cordlife itu juga bullshit..dan masih banyak lagi yg seperti itu

    Reply
  • 24. Irawati  |  July 1, 2009 at 9:26 am

    Dokter saya mau tanya imunisasi PCV dan IPD itu sama atau lain.kalau PCV diberikan bayi umur 3 bulan, nanti untuk bulan berikutnya mungkin 6 bulan kasih lagi tidak? lebih baik diberikan pada bayi umur berapa bulan. Mohon di balas email saya ini ke alamat email saya di atas. terima kasih dokter

    Reply
  • 25. Meita  |  July 30, 2009 at 9:42 am

    Saya mo tanya dong bagaimana kalo anak saya sudah berumur antara 3 s/d 8 th apakah masih perlu untuk imunisasi PCV? Karena waktu anak saya berumur 5th pernah ada infeksi diParu2 kalo gak salah denger dokter nyebutin tentang pneunemonia gitu. Nah setelah sembuh saya baru denger lagi ada suntik PCV (th 2008). Saya pernah tanya sama DSA katanya sampai umur dibawah 10th masih boleh disuntik minimal 1x saja. Kalo ibu2 ada yang tau boleh dong kasih masukan untuk saya txs.

    Reply
  • 26. lina  |  September 28, 2009 at 9:35 am

    Anak saya sudah divaksin pcv 1,2,3 dan booster tp tetep kena juga pcv.gimana tuh?

    Reply
    • 27. Rany Aditya  |  February 25, 2011 at 7:05 am

      duuh..kok bs ya bu?mungkin semua memang tergantung daya tahan tubuh masing2 anak beda2 dan tergantung nutrisi yg dia dpt jg sbg penangkal virus dari luar buu.anakku skr br masuk 6bln br disuntik PCV, harganya 850rb,mdh2an bermanfaat buat tubuhnya,sekalipun yg diatas ada yg berkomentar klau virus itu diciptakan oleh perusahaan yg mengambil keuntungan sehingga mereka pula yg membuat vaksin penangkalnya,ttp saja kalau virus itu sdh menyerang anak kita,kita mau apa kalau tdk diantisipasi??

      Reply
  • 28. dwi  |  October 8, 2009 at 10:24 am

    kira kira apa bedanya antara imunisasi pvc dan hib, bukankah dua-duanya berguna untuk mencegah meningitis dan radang paru. Kalau meningitis dan radang paru sudah bisa dicegah dengan imunisasi HIB kenapa harus ditambah imunisasi PVC? mohon urun rembugnya ya bu, suwun

    Reply
  • 29. Huisin  |  November 30, 2009 at 1:23 am

    Anak saya sudah 24 bln dan tidak pernah diberikan imunisasi IPD, apabila sekarang diimunisasi masih blm terlambat dan apakah tidak sesuai jadwal diberikan yaitu 3 kali imunisasi ini bs berlaku ? Thanks.

    Reply
  • 30. Hanny Stephani  |  January 9, 2010 at 1:42 pm

    saya mo tanya apakah imunisasi pneumokokus sama dengan imunisasi pneunomia? trus apakah imunisasi pcv bisa ditunda dulu sampai anak berusia 1 tahun keatas?thanx….

    Reply
  • 31. Mey  |  January 13, 2010 at 3:49 pm

    imunisasi pcv dimana ya untuk mendapatkan harga yg murah ?? 800 rb… trims. mohon kirim ke email saya

    Reply
  • 32. Jed's mom  |  March 2, 2010 at 3:40 pm

    Just for sharing. Anak saya skr udah berusia 6 bulan & saya juga merasakan dilema pentingkah vaksin DPI. DSA di RS Puri Indah mengatakan DPI ini boleh dilakukan asal punya biaya berlebih. But sekarang keputusannya balik lagi ke diri kita, kalau semua bayi yg lahir di Indonesia hrs suntik DPI (baik org yg mampu or yg ngak mampu) apakah sanggup?
    Emang sih kita kasih yg terbaik & ngak mau coba2 buat anak kita. Tapi semua harus pada jalurnya, betul? So… Menurut saya, Vaksin DPI bagus sebagai vaksin pelengkap saja, tapi kembali ke kitanya, apakah kita bisa jaga kebersihan buah hati kita atau engga. Jadi janganlah takut, banyak anak2 or bayi2 di desa yg ngak suntik DPI, tapi tetep sehat. So keep on healthy living, jaga kebersihan buah hati kita. Hope bisa ngasih masukan buat para parents…

    Reply
  • 33. Ibu Gadjah  |  April 1, 2010 at 8:47 am

    Anak saya usia 6 bulan. Usia 3 bulan di suntik PCV. Waktu ditawarin sama dokter Betty B (RSU Sumber Kasih Cirebon), saya langsung nerima gak mikir2 lagi. Waktu itu yang terbersit di fikiran saya, okelah buat masa depan anak,sapa tahu nanti vaksin ini di wakjibkan atau 10 or 20 tahun lagi akan berguna bagi anak saya. Harganya sekali cuusss RP. 900 an rb. Rencananya akan 4X cuss. Cuss yang kedua baru kemarin tanggal 29 maret ’10….untuk vaksin ini emang ada panasnya sehari setelah cuss. Cuma yang saya agak heran cuss kedua kemaren kok panasnya 2 hari kemudian…

    Reply
  • 34. vita  |  April 11, 2010 at 2:46 am

    anak saya sudah pernah di vaksin PVC 1X di rsia hermina,tapi waktu saya datang u vaksin campak dengan dokter yang lebih senior di rs itu,dokter menyarangkan saya u tidak usa melanjutkan vaksin PVC karena dia bilang tidak ada gunanya,karna penyakit yg dpat dicegah oleh vaksin itu tidak ada di indonesia.saya jd bingung sebenarnya perlu atau tidak ya vaksin PVC itu????

    Reply
  • 35. indah  |  June 30, 2010 at 4:14 am

    anak saya umur 19 bln, dan baru akan di vaksin PVC umur 2 thn di hospital cinere, dokter anak saya bilang tidak masalah vaksin PVC hanya 1x itu sudah mengcover 90%, jadi tidak perlu sampai 3x …

    Reply
  • 36. ajeng  |  August 26, 2010 at 5:51 am

    sebenarx sy msh ragu tentang IPD, walaupun sy tlh mencari info tentang IPD. saat ini anak sy berumur 3 thn, dan belum pernah divaksin PVC. Apakh tetap harus divaksin PVC…?

    Reply
  • 37. Vidyalwis  |  September 24, 2010 at 1:42 am

    Bagus infony memperkaya pengetahuan di dunia kedokteran, sedikit tambahan untuk anak usia 6 bl vaksin diberikan 3 Kali, usia 1 th 2 kali vaksin, sdgkn usia 2 tahun ke atas hanya 1 Kali. Memang harganya supermahal saya diinformasikan dokter harganya 1 jt dan itu pun belum jasa dokternya. So, untuk anak akan diusahakan bukan?

    Reply
  • 38. susan  |  October 7, 2010 at 3:52 pm

    sebagai ibu memang naluri kita untuk melindung anak, tapi betul apa yang dikatakan rekan oka, kita pun harus kritis. Bukan dalam hal vaksin saja, seperti susu dan yang lainnya. Kalau saya sendiri lebih memilih menjaga kebersihan, kesehatan dan pemenuhan asupan gizi yang baik dibandingkan dengan memberikan imunisasi yang harganya selangit namun efeknyapun masih terus diperdebatkan bahkan oleh kalangan medis sendiri

    Reply
  • 39. eka  |  October 15, 2010 at 2:11 pm

    pusingggggggggg, disatu sisi mo yg terbaik to buah hati, disisi lain kasian dompet suami. Dibilang penting gk penting,tapi buat anak apa sih yg nggak. Dengan mengucap Bismillah dan luruskan niat, Insya Allah ada manfaatnya.

    Reply
  • 40. via  |  October 29, 2010 at 4:27 am

    sy mau tanya, PCV mahal dan mulai thn 2010 sudah diwajibkan vaksinasi ini. apakah hrs vaksin sampai 4x ?

    Reply
  • 41. Fara  |  January 7, 2011 at 4:32 am

    Anakku udah dapet pcv 3 kali waktu umur 2,4,6 bln harusnya booster di umur 12-15 bln..perlu ga ya boosternya..??

    Reply
  • 42. dian  |  January 10, 2011 at 12:49 pm

    kok harga imunisasi IPD jadi macam2, di PHC surabaya cuma 700 rb. Anakku dah mau 7 bln, tp blm imun IPD, cz DAI menyarankan untuk mendahulukan imun yang wajib dulu..DAI sempet nyaranin dibandingkan imun HIB dan IPD, DAI nya lebih memilih imun IPD cz jauh lbh penting..dan q sempet bingung cz banyak sekali imun yg harus di ikuti.

    Reply
  • 43. asih  |  April 12, 2011 at 2:47 am

    apa yang terbaik buat micha, akan aku usahakan berapapun itu…. saya percaya apa yang dilakukan oleh dokternya itu baik.

    Reply
  • 44. gadiz  |  May 28, 2011 at 2:14 pm

    ankku baru disuntik pvc 1x..perlu dilanjutkan lagi atau tdk?honestly im confued dgn dillema yg ada mengenai penting or ga nya imunisasi pvc :(

    Reply
  • 45. Edwin David Pangka  |  December 5, 2011 at 1:43 pm

    Ada bbrp vaksin anti pneumonia dari produsen vaksin yang berbeda. Semuanya beredar di Indonesia. Adapun merek dagang mereka adalah sbb:
    1.PREVENAR produksi Pfizer bisa melindungi dari 13 serotypes bakteri Streptococcus Pneumonia. Bisa digunakan untuk bayi dan usia dewasa.
    2. SYNFLORIX produksi GlaxoSmithKline’s, vaksin ini bisa melindungi dari 10 serotypes bakteri Streptococcus Pneumonia. Hanya untuk bayi.
    3. PNEUMO 23 produksi Sanofi Pasteur. Vaksin ini bisa melindungi dari 23 serotypes bakteri Streptococcus Pneumonia. Vaksin PNEUMO 23 hanya untuk anak usia diatas 2 (dua) tahun dan bisa untuk orang dewasa.

    Saya seorang ayah punya dua anak. Anak yang pertama saya beri vaksin anti pneumokokus merek 23, dan anak kedua yang baru berusia 9 bulan belum saya beri vaksin anti pneumokokus. Saya berencana menunggu sampai anak kedua berusia 2 tahun baru saya beri vaksin PNEUMO 23.
    Adapun alasan yang membuat saya memilih vaksin PNEUMO 23 adalah:
    1. Harga lebih murah
    2. Cakupan proteksi paling banyak (23 varian dari bakteri Pneumokokus)

    Semoga informasi ini berguna. Terimakasih.

    Reply
    • 46. LadyMongrel  |  December 28, 2012 at 5:44 am

      berguna bangettt! Alternatif yang baik banget menurut saya…
      Bayangkan 800ribuan tiap 2 bulan.. memang, apa saja pasti akan diusahakan untuk anak.. Sampai jungkir balik semua orang tua pasti bersedia. Tapi ada baiknya tidak memaksakan diri dan tetap mempertimbangkan segala aspek..
      Gimana mau vaksin 800rb kalo penghasilan total sebulan aja cuma 3 juta, misalnya. Bisa vaksin mahal tapi ga bisa beli susu dan makan makanan bergizi (misalnya menyusui).. :D

      Reply
    • 47. aimeenonymous  |  February 4, 2013 at 1:37 pm

      Sy izin Menambahkan pak, hasil diskusi dgn DSA anak sy, kalau dgn pneumo 23 memang lbh murah dgn cakupan proteksi lbh byk. Cuma kelemahannya harus diulang tiap 5thn.
      Kalo memang nunggu usia 2thn, dgn Prevenar 13 atau Synflorix ckp 1x juga. Gak ada ulangan utk 5thn mendatang,istilah DSA sy vaksin yg terkonjungtivitas..mhn koreksi kalo salah :)

      Reply
      • 48. aimeenonymous  |  February 4, 2013 at 1:40 pm

        Maksudnya terkonjugasi, duhh salah istilah,maaf

  • 49. mel  |  June 20, 2012 at 4:28 am

    Mohon informasinya, anak saya sudah disuntik PVC merk Synflorix sewaktu umur 3 bulan, dan akan direncanakan akan disuntuk lagi saat umur 6 bulan oleh dokter. Jika disuntik hanya sekali saja bagaimana ya? Kalo saya baca sekitar 89% bisa tahan terhadap virus penyakit tsb.. Saya bingung nih disuntik lagi apa tidak, krn takut ada efek dikemudian harinya,,, (maaf takut yang berlebihan)

    Reply
    • 50. tanz  |  October 31, 2013 at 10:52 pm

      wah,,sama kayak saya tuh..
      anak saya disuntik PCV merk Synflorix 1x waktu umur 2 bulan,,umur 4 bulan mau disuntik lagi tapi ditunda sama DSA nya coz anak saya lagi flu..sampe sekarang umur 6,5 bulan saya belum lanjut PCV nya,,alasan awalnya karena saya pikir udah telat banget untuk lanjut soalnya harusnya kan intervalnya 2 bulan..terus saya baca di forum2 jg katanya 1x juga ga apa2..tapi saya ga tau klo misalnya cuma disuntik 1x trus ga dilanjut lagi itu bahaya atau ngga..abisnya klo konsul ke bbrp DSA qo jawabannya beda2 yah,,ada yg bilang ga apa2 ada yg blg mending lanjut lg..

      klo bunda mel jadinya dilanjut lagi ga PCV nya?
      trus ada efeknya ga yah klo ga dilanjut?

      Reply
      • 51. Anonymous  |  November 19, 2013 at 11:17 am

        sama donk bun.. anak ku juga bru suntik pcv 1 x pas usia 3 bln.. rencana’a skr ini mo pcv yang kedua tp kok jd ragu..

  • 52. lia  |  July 19, 2012 at 12:29 am

    mohon info nya imunisasi IPD yang tidak terlalu mahal dimana? mohon infonya

    Reply
  • 53. LadyMongrel  |  December 28, 2012 at 5:45 am

    Saya juga lagi mengkhawatirkan anak saya.. usia 6 bulan.. lagi mikir2 untuk vaksin pneumokokus ini.. hiks..
    Terkutuklah orang2 yang mengambil keuntungan dari adanya virus ini..:(

    Reply
  • 54. alfyori karikatur  |  November 26, 2013 at 11:35 am

    Bikin karikatur keren disini tempatnya, http://caricature.alfyori.com
    Sms: 08568379140 / email: alfyori25@gmail.com

    Reply
  • 55. Anonymous  |  June 4, 2014 at 6:19 am

    anak saya umur 13 bulan…baru aja 4 hari lalu PVC yang pertama harganya 565.000….yang sinflorix….kalo prevenar emg lbh mahal, 860rban…..brhub kocek kita cm bisa yg synflorix yaa jd pilih itu….nanti mesti diulang lg 2 bulan kemudian…..so, 2 kali bun..mgkn krn anak saya udh di atas 1 tahun….imunisasinya di RSIA jakarta dg dsa nya dr. rismali agus

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


[url=http://www.meez.com/dayutiwi][img]http: src="http://images.meez.com/user/4/7/7/2/7/3/6/4772736_bodyshot_175x233.gif" alt="Meez 3D avatar avatars games" border="0" /> Gelang, Kalung, Anting, Tas, SandalGelang, Kalung, Anting, Tas, Sandal, Baju, Dll, Bali, Indonesia lirik, kord, gitar, chord, forum, musik, indonesia, mancanegaraTempat Lirik, Kunci Gitar / Kord / Chord Lagu / Musik Indonesia dan Mancanegara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile
Mom Blogs - Blog Catalog Blog Directory
April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Categories

gus ata

senyum happy

More Photos

Blog Stats

  • 85,367 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: