Archive for June, 2008
Sebab Medis Bayi Sering Terbangun di Malam Hari
disunting dari Dr.Sears (http://www.askdrsears.com)
Pendekatan cry-it-out (membiarkan bayi menangis) untuk membuat bayi tidur lebih lama akhirnya membuat dokter dan orangtua menganggap bayi yang bangun di malam hari otomatis mempunyai kebiasaan tidur buruk, padahal bisa saja bayi terbangun karena kesakitan yang tak terdeteksi. Curigailah bahwa terdapat alasan medis di balik seringnya bayi anda terbangun di malam hari, bila :
-bayi terbangun dengan sakit perut bertipe kolik
-bayi ‘penidur’ tiba-tiba menjadi bayi yang tidurnya gelisah
-terdapat tanda-tanda lain atau gejala penyakit
-bayi menangis terus tanpa bisa ditenangkan
-intuisi anda mengatakan ada sesuatu yang salah
-tidak ada sebab lain yang jelas
Ini adalah sebab-sebab penyakit umum dari bangun malam yang biasanya tersembunyi karena tidak terlalu kelihatan seperti infeksi telinga, tumbuh gigi, atau infeksi sistem kencing.
1.Gastroesophageal reflux (GER) — ketika bayi berbaring telentang, asam lambung yang menyebabkan iritasi dikeluarkan dalamesophagus, menyebabkan yang sering disebut “heartburn.” Sebutkan kemungkinan ini pada dokter anda, karena GER dapat sukses ditangani dengan memberikan makanan lebih sering dalam porsi kecil, memiringkan tempat tidur bayi 30 derajat, dan pengobatan.
2. Alergi makanan — seperti alergi pada susu formula atau susu sapi yang diminum ibu menyusui. Dugalah hal ini apabila bayi gelisah sepanjang malam dan sering (maaf) kentut.
3. Infeksi Telinga — Bila bayi mengeluarkan cairan kuning dari hidung dan/atau matanya.
4. Cacing Kerawit (Pinworm) — Bila balita atau anak yang lebih besar bangun dengan tanda goresan disekitar anus, anggota keluarga lain sedang cacingan, atau anda melihat pita putih kecil mirip cacing disekitar anus bayi atau di pergerakan perutnya di malam hari.
Bayi yang sering terbangun karena sebab medis mungkin juga menderita kolik dan gelisah sepanjang hari, tetapi tidak selalu. Jika anda menduga terdapat sebab medis, teruslah menyelidiki bersama dokter anda sebagai partner, sampai ditemukan penyebab dan pengobatannya.
6 comments June 28, 2008
lanjutan : usaha langsing setelah melahirkan 2
Setelah sekian lama waktu berlalu, akhirnya saya menyimpulkan : tidak ada jalan pintas buat jadi langsing!
Setelah mencoba lari-lari di tempat yang kurang sukses (iya, kurang sukses. gimana mau sukses, baru dua hari saja saya sudah kepayahan dan akhirnya tidak mencobanya lagi selama dua bulan), akhirnya saya menemukan program olahraga yang cukup pas buat saya.
Yup, pada akhirnya saya membongkar koleksi vcd2 senam saya yang dulu. vcd dengan judul low impact aerobik bersama….”….”(guru senam terkenal yg banyak mengeluarkan vcd senam di Indonesia). Dulu waktu lagi heboh2nya ikutan kelas aerobik, bl, salsa dsbnya, vcd ini tak pernah saya lirik sebelumnya karena gerakannya yang terlalu “ringan”. Ah, aerobik buat ibu-ibu gendut yang sedang berusaha diet. Begitu pikir saya dulu.
Guess what…sekarang sayalah ibu-ibu gendut itu dan nyatanya, setelah mencoba sekali, saya jadi ‘ketagihan’. gerakan low impactnya ternyata cocok sekali bagi tubuh saya yang tulang-tulang, otot dan dagingnya jadi seperti jelly setelah melahirkan. gerakan yang dulu saya remehkan ini, tidak membuat saya sangat capai memang, tetapi cukup segar dan cukup punya tenaga melakukan aktivitas saya seharian. Kalau dulu gerakan ini tidak membuat saya keringetan sama sekali, sekarang keringat yang keluar lumayan juga. terlihat kan bedanya? Entahlah, mungkin tubuh kita perlu waktu yang cukup lama untuk pulih setelah melahirkan.
Anw, back to vcd. Selain low impact aerobic, saya juga mencoba kegel exersice (vcd lagi tentunya, dengan instruktur senam yang sama) dengan hasil yang cukup menyenangkan. Menyenangkan bagi saya ya membuat badan lebih segar. Lupakan dulu penurunan berat, pengecilan ukuran paha atau perut. Saat ini fokus saya lebih ke penambahan energi. Dan memang, berat saya tidak turun (masih 9kg lagi, tidak berkurang semenjak gus ata 3 bulan) tetapi saya jadi mampu menggendongnya lebih lama, mampu naik turun tangga dengan cepat, berkurang backpain-nya. Efek ini, lebih daripada yang lain2, benar-benar saya syukuri.
Untuk sementara, saya cukup berpuas diri dengan hasil seperti ini dan tidak mau memaksakan diri diet. akhirnya daripada stress bergulat dengan baju-baju yang kekecilan, pelan-pelan saya berusaha menambah koleksi baju-baju cantik yang lebih sesuai dengan ukuran saya sekarang. untung sekarang mode ga melulu baju ketat, long live eighties (atau apalah, pokonya saya cinta orang2 yang menciptakan mode baju2 gombrong supergede). Ga pernah lupa make up tiap ada kesempatan keluar dong:)
Hm, kalo penampilan lebih segar rasanya PD juga bertambah, ga terlalu mikirin berat badan yg ga turun2…
Suatu saat nanti, mungkin saya bisa mulai gaya hidup kurus kaya dulu. pagi ga sarapan, siang makan porsi kecil, malam kadang hanya makan sayur, kadang lupa makan, hehe…
Tentunya rencana crash diet gila-gilaan ini akan saya dilakukan kalo gus ata udah lulus 2 th breastfeeding, seperti rencana semula…itupun kalo saya ga hamil lagi. Untuk saat ini, (dengan senang hati) masih menikmati pola makan bertanggung jawab, olahraga, hidup sehat…etc etc (bukan berarti ga saya syukuri–enak kan ga usah diet hehe)
3 comments June 27, 2008
candidiasis..aduh..aduh
gus ata kena candidiasis. awalnya cuma warna kemerahan di bibir dalamnya, yang saya kira hanya karena sering digigit-gigit. tetapi lama-lama muncul bintik-bintik putih di kedua bibir dalamnya, pipi dalam, bahkan sampai langit-langit! lidahnya pun ikut berwarna putih. tapi dia masih mau menghabiskan nasi tim saringnya, walaupun menolak makan pisang, farley, maupun bubur instan. kenapa ya? sepertinya peralatan makan selalu dicuci bersih. mungkinkah gara-gara makan biskuit untuk digigit-gigit? merk yang baru saya coba, bukan farley, bentuknya panjang, dari beras. enak sih untuk digigit-gigit. langsung lumer di mulut dan gus ata suka sekali makan biskuit ini. soalnya dia sudah mampu menggenggam dan menggigitnya dengan giginya yang baru 2.
anw. hari ketika mau saya bawa ke dokter, ternyata ibunya yang kena diare. sepertinya keracunan roti tawar yang saya beli kemarin. diare kali ini disertai pusing dan ngantuk. duh, ga enak bener. menurut mymom yg dr mungkin keracunan raginya, yg efeknya jadi kaya orang mabuk tuak. keliyengan dan ngantuk. norit dan diatab pun saya telan beberapa kali (noritnya yg beberapa kali, diatabnya sih sekali aja). menjelang malam, tetap pusingnya belum ilang. terpaksa deh, janji ke dokter ditunda besok.
besoknya, akhirnya jadi juga gus ata ke dokter. sama dokter gus ata didiagnosa kena candidiasis (jamur), dan dikasih mycostatyn. tetapi walau kena jamur, tetap boleh imunisasi DPT. Oya, PDT kali ini tidak dicampur dengan HiB, karena menurut DSA kami sekarang tidak boleh. Yah, saya juga turut senang soalnya daripada waws-was kaya kemarin, imunisasi dobel. malamnya karena gus ata bangun dan nangis saya coba aja kasih mycostatinnya. saya pikir mungkin dia ga nyaman karena sariawannya, walau mungkin juga efek dari imunisasi DPT tadi,sih. Anw, semua baik-baik aja sampai besok malamnya…gus ata ngeluarin darah dari mulut! duh…kenapa ya? panik…tapi kelihatannya ini mungkin efek dari sariawannya yang entah kena gigit atau kena obat…saya juga ga ngerti. akhirnya hanya saya lap dengan kasa steril yang diberi air hangat. Syukurlah abis itu darahnya berhenti. sampai obatnya habis sepertinya sih udah sembuh, tapi kok masih ada satu lingkaran putih di pipi dalamnya ya? selain itu pipi dalamnya juga terlihat ada garis2 merahnya. Hmm, saya lagi berpikir untuk membeli mycostatin lagi, cuma masih ragu-ragu. Mungkin ga ya sembuh sendiri…
Add comment June 18, 2008

Gelang, Kalung, Anting, Tas, Sandal, Baju, Dll, Bali, Indonesia
Tempat Lirik, Kunci Gitar / Kord / Chord Lagu / Musik Indonesia dan Mancanegara






